Tampilkan postingan dengan label diary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diary. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 November 2013

Privat Di RJS It’s Fun and Beautyful


Jam 4 pagi sudah bangun dan prepare ke RJS (Rias Jilbab Surabaya) jangan kebalik jadi RSJ ya… beda lagi itu mah.. setelah mempersiapkan diri dengan segala keperluannya jam 05.30 menuju terminal dan untungnya masih bisa dapat bus patas untuk menuju kota Surabaya. 1 jam 45 menit sampai di terminal Purabaya. Setelah menunggu kurang lebih 5 menit jemputan datang (hehehe thanks ya ko… hehehe) sebelum menuju RJS, sarapan pagi dulu di KFC di jalan A. Yani, tempatnya sepi mungkin karena sudah masuk jam kerja jadi agak sepi. Selesai mengisi perut lanjut ke tempat tujuan hampir pukul 09.30 kami sampai di sana. Segeralah dimulai untuk berperang.
   Pelajaran pertama dimulai dengan mencatat langkah-langkah untuk mencoret-coret muka dimulai dari daily make up kemudian party make up. Rupanya tak serumit yang saya bayangkan. Ada beberapa teknik yang saya pelajari di sini, ternyata cara make up saya selama ini banyak yang salah hehehe. Ternyata waktu 2jam 30menit nggak terasa, dan berasa kurang banget. Apalagi ada dek Nadia, anaknya bunda Ria yang masih kelas 1 SD yang juga antusias ngerecokin bundanya yang sedang memberi materi ke saya dan teman saya. Dan ternyata Dek Nadia juga punya alat make up sendiri merk MAC pula, tentunya MAC kw hehehe sayang sekali kalau MAC asli hanya dipakai buat mainan.
    Menurut Dek Nadia kita kembar, karena bawaan kita hampir semuanya sama. Lalu teman saya bilang “sama gendutnya dek ya? Hehehe. “Semuanya sama soalnya belinya barengan dek” imbuhku. Selama kurang lebih 3 jam di sana ada saja yang diminta dek Nadia sama Bundanya, minta beli ice cream, minta beliin kado buat temennya yang ulang tahun ada aja yang diminta dek Nadia, namanya juga anak-anak.
    Kalau tidak salah jam 12 tepat kami mengakhiri privat make up hari ini, sebelumnya juga sudah jepret sana sini, dan jemputan sudah datang. Akhirnya kami berpamitan untuk kembali pulang karena jam 4 nanti sudah harus di kantor. sebelum pulang mampir dulu di Kaza city untuk makan siang. Sampai di food court lantai 3 yang tampak menonjol adalah di counter bebek sinjay, bukan counternya yang menonjol namun antriannya yang panjang yang membuatnya lain dari yang lain. Karena mengejar waktu saya tidak berminat untuk mengantri di sana, karena hanya akan membuang waktu saya. Selesai makan siang masih saja sempat untuk berfoto ria, dan akhirnya cuz… ke terminal purabaya.

 Dan ini hasil tempur saya dan teman saya setelah diajarkan cara make up yang benar oleh Bunda Ria

the power of make up
before and after
with suszie chung
       

Kamis, 07 November 2013

CAR CUR :P

Apa sih yang kamu cari dalam suatu pekerjaan? Apakah kenyamanan kerja? Keamanan? Pengalaman baru? Pendapatan? Sepertinya semua itu kebutuhan pokok para pekerja. Semua pasti menginginkan hal itu dalam sebuah pekerjaan, lingkungan tempat di mana ia bekerja. Utamanya memang adalah pendapatan atau yang lebih sering disebut dengan gaji, atau penghasilan. Tapi bagaimana jika anda dalam kondisi di mana penghasilan yang ditawarkan dalam sebuah perusahaan itu lumayan menjanjikan, katakanlah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup anda, namun tentunya anda bekerja dalam perusahaan itu tidak sendirian. Ada beberapa orang yang akan bekerja sama dengan anda untuk perusahaan tersebut. Beberapa orang tersebut pastilah akan anda temui setiap harinya. Awalnya memang terlihat agak kaku dengan orang baru namun lama kelamaan akan semakin akrab bahkan ketika prestasi anda dinilai bagus oleh perusahaan ada yang iri dengan anda bahkan ada juga yang memiliki niatan untuk menikung demi mencapai tujuannya. Hal yang demikian itu bukanlah sesuatu yang asing dalam dunia pekerjaan, karyawan dan pekerja. Orang-orang yang demikian itu memang ada bahkan sepertinya setiap perusahaan pasti menyimpan pegawai yang demikian. Rasanya sungguh tidak nyaman jika kita ada di dalam situasi itu.
Memang gaji besar adalah tujuan utama para pencari kerja, namun kenyamanan lingkungan kerja juga jangan sampai diabaikan. Karena kenyamanan lingkungan kerja juga bisa jadi mempengaruhi kualitas kerja. Jadi menurut saya ketika ingin mencari sebuah pekerjaan hal utama yang saya inginkan di dalam lingkungan kerja baru saya adalah gaji yang besar dan juga lingkungan yang nyaman, karena percuma jika kita bisa mendapatkan gaji yang besar tapi lingkungan kerjanya tidak nyaman bisa jadi kita akan ditendang keluar dari perusahaan, karena rekan kerja kita yang iri dengan keadaan kita. Rasanya ingin sekali mencari tempat kerja baru untuk menghindari rekan kerja yang demikian itu.

Kamis, 31 Oktober 2013

CERITA PERJALANAN MENUJU KANTOR DI AKHIR OKTOBER




30 Oktober 2013,
Pagi ini kegiatan saya seperti biasa, sebelum berangkat ke kantor saya selalu bermain dengan my nephew baby yang sedang lucu-lucunya, membuat saya agak malas untuk beranjak dari rumah meninggalkannya. Sebelum ke kantor saya mampir menuju warung bubur ayam langganan saya. Warungnya terlihat agak sepi dari biasanya, di situ penjualnya sempat bertanya tempat tinggal saya, ternyata ibu penjual bubur ingin menyampaikan bahwa ia akan segera berpindah tempat berjualan, karena tempat yang saat ini ia gunakan untuk berjualana akan segera dibangun sebuah gedung baru (entah gedung apa), dan berencana akan pindah di tempat yang lumayan jauh dari tempatnya sekarang. Waah… sayang sekali jika harus pindah karena tempatnya berjualan saat ini cukup strategis, dengan buburnya begitu enak, membuat pelanggannya ketagihan ingin lagi dan lagi, terbukti setiap hari selalu banyak pembeli yang datang dari berbagai kalangan (bahasanya iklan banget yak! hehehehe)
Setelah selesai transaksi saya melanjutkan perjalanan saya ke kantor. Di tengah perjalanan tempat pemberhentian bus yang selalu saya lewati setiap ke kantor, ada sebuah bus yang berhenti dan di belakangnya terdapat beberapa orang yang berkerumun. Salah seorang diantaranya ada yang sedang emosi dan ada lagi salah seorang teman yang menciba meredam amarahnya. Sepertinya sedang terjadi sebuah perselisihan, tapi entah apa yang sedang dipermasalahkan, saya tak tahu pasti, karena saya hanya lewat sekilas. Dalam hati saya hanya bergumam, masih pagi kok ya sudah berselisih paham, harusnya sepagi ini bisa menyikapi sebuah permasalahan dengan kepala dingin juga agar tidak terjadi sebuah perselisihan yang bisa jadi merugikan banyak pihak.
31 Oktober 2013,
Kabarnya hari ini akan ada demo besar oleh para buruh yang menuntut kenaikan UMR 2014, pemberlakuan upah minimum sektoral kota/kabupaten dan menuntut penghapusan sistem outsourcing. Hal ini tidak hanya terjadi di kota saya saja, nampaknya akan terjadi juga di kota lainnya. Dan benar, di sepanjang jalan menuju kantor saya melihat beberapa orang yang sedang bersiap-siap dengan berpakaian serba hitam dan membawa sebuah bendera warna putih, entah apa tulisannnya karena saya hanya melihatnya sekilas. Di depan polres juga banyak anggota polisi yang sedang bersiap-siap, mungkin akan mengamankan jalannya demo nanti.
Di tengah perjalan, di depan kendaraan saya ada salah seorang pengguna jalan, pedagang ayam. Saya yang berada tepat dibelakang kendaraannya melihat hewan yang dijualnya, yang diletakkan dalam sebuah kandang. Tidak ada yang aneh dengan apa yang dijual atau pun yang dibawa, namun yang terlihat aneh dan agak miris adalah salah satu kegiatan yang terjadi dalam sebuah kandang. Jadi dalam kandang itu ada beberapa sekat sebagai pemisah beberapa hewan. Nah dalam salah satu sekat ada dua ekor ayam jago. Sebutlah ayam jago A dan ayam jago B. Saya melihat ayam jago A mematuk ayam jago B bertubi-tubi tanpa ada perlawanan dari ayam jago B, sempat ayam jago B melakukan perlawanan namun ia tak berdaya. Begitu kepala ayam jago B memasukkan kepalanya ke dalam kandang kepala ayam jago A juga masuk ke dalam dan melanjutkan kembali serangannya. Ayam jago B Nampak semakin lemah dan ayam jago A semakin beringas melakukan pematukandi kepala ayam jago B. Saya penasaran dengan aktivitas kedua ayam tersebut lalu saya mencoba mendekati, untuk melihat lebih dekat, ternyata di sebuah bambu, yang menjadi bahan dasar kandangnya ada tetesan darah yang mengalir oh.. my God, kasian sekali ayam jago B, sayangnya saya tidak bisa berbuat apa-apa, jalanan begitu ramai dan penjual ayam itu memacu kendaraannya semakin cepat. Sungguh kasihan nasib ayam B, semoga saja penjual ayam itu segera menyadari apa yang terjadi dengan ayam jago B-nya itu sebelum ayam jago B mati, lalu segera mengobatinya dan menjauhkannya dari ayam jago A yang melukainya. Samapai saya menulis ini saya masih membayangkan betapa sakitnya kepala ayam jago B yang di sepanjang perjalanannya dipatuk bertubi-tubi dengan beringas oleh ayam jago A.

Rabu, 23 Oktober 2013

24 agustus 2013



24 Agustus 2013



24 Agustus 2013, bukan tanggal lahir saya, bukan hari jadian saya, bukan hari kelahiran ayah, ibu maupun adik-adik saya, namun ditanggal itu sesuatu telah terjadi. Dalam kalender ponsel saya, saya sudah membuat pengingat, dalam buku harian saya beberapa bulan sebelumnya saya sudah menuliskan kebingungan saya akan memberikan sesuatu apa kira-kira di tanggal tersebut ya? Sudah banyak ide yang merasuki otak saya mengenai apa yang akan saya lakukan pada tanggal 24 Agustus 2013. Seiring berjalannya waktu, kesibukan kerja, dan awal bulan agustus merupakan minggu terakhir puasa ramadhan dan menjelang hari raya idul fitri dengan segala kesibukan menyambut datangnya hari raya idul fitri saya lupa akan rencana di tanggal 24 Agustus 2013.
Setelah liburan panjang hari raya idul fitri semua aktivitas berjalan seperti semula, saya melupakan tanggal 24 Agustus 2013, bahkan saya lupa tanggal. Kesibukan kerja dan aktivitas yang bermalas-malasan makin membuat saya lupa tanggal, sampai akhirnya tanggal 24 Agustus 2013, itu datang. Malam sebelum tanggal 24 Agustus 2013 pun tetap seperti biasa SMS sambil tiduran di kamar dan tertidur di tengah ber-SMS. Keesokan harinya saya tetap beraktivitas seperti biasa, berangkat ke kantor jam 07.30 dan bekerja seperti biasa. Kebetulan saat itu saya sedang tidak membawa kendaraan sendiri dan saya meminta pacar saya untuk menjemput, kebetulan saat itu malam minggu. Jadi pacar saya jemputnya agak terlambat karena harus menyelesaikan pekerjaannya terlebih dahulu.
Akhirnya kurang lebih pukul 16.45 pacar saya datang, saat itu saya minta diantarkan ke suatu tempat terlebih dahulu, setelah itu di tengah perjalanan pacar saya mengajak saya untuk mampir sebentar ke sebuah toko untuk membeli rokok. Selesai membeli rokok pacar saya bertanya
“ke mana lagi setelah ini? Pulang? Nggak makan dulu?”
“nggak ah males”
“tapi mas laper, makan yuk”
“ya udah ayo, mau makan di mana?”
“di tempat biasa, (menyebut salah satu tempat makan)”
Segeralah kita meluncur, saya saat itu lebih banyak diam karena saya bertanya-tanya, ada momen apa hari ini, tumben sekali dia mengajak saya makan di tempat itu? Karena biasanya kita hanya pada saat momen tertentu saja makan di tempat itu. Saya masih juga tidak ingat dan tidak tahu ada apa di tanggal 24 Agustus 2013 saat itu.
Sampai di tempat kami pesan makan, kemudian ngobrol mengenai banyak hal sambil menunggu pesanan datang. Pesanan  datang kami makan dengan tetap sambil berbicara, dan bercerita. Dia menceritakan tentang kejadian tadi sore yang dia alami saat sedang melatih teater. Saya tidak terlalu memperhatikan ceritanya, yang saya dengar ada blackforest besar, dan hadiah alquran dari muridnya. Di situ masih juga nggak ngeh bahwa dia bercerita tentang dirinya yang sedang berulang tahun hari ini. Setelah saya pikir-pikir dan mencerna pembicaraannya saya baru sadar kalau hari ini dia ulang tahun OMG kok bisa ya, saya lupa di tanggal ini dia ulang tahun? Yang saya kagum adalah ketika saya lupa, dia tidak marah, dia menganggap itu hal yang wajar sebagai manusia. Coba kallau missal saya yang dilupakan mungkin saya akan ngambek berhari-hari hehehe. Pacar saya emang super pengertian. Semoga tanggal 24 Agustus mendatang saya tidak lupa lagi, maafkan saya ya mas pacar hehehe.