Selasa, 20 Agustus 2013

kesalahan fatal yang harus dihindari



Kesalahan Fatal dalam Berumahtangga yang Harus Dihindari
Dalam kehidupan berumah tangga pasti terjadi perselisihan, beda pendapat. Hal ini wajar terjadi dalam rumah tangga, karena umumnya sifat manusia yang berbeda-beda. Dalam kehidupan berumah tangga tokoh utama pelakunya terdiri dari dua orang, yakni sepasang suami istri. Suami istri dari jenis kelamin yang berbeda, memiliki karakter yang berbeda satu sama lain, keluarga yang berbeda, yang tak pernah tahu sebelumnya, yang kemudian dijadikan satu dalam sebuah ikatan pernikahan. Salah satu diantaranya pasti juga pernah melakukan kesalahan. Yang perlu diperhatikan di sini adalah ada beberapa kesalahan fatal yang seringkali dilakukan oleh suami istri yang harus dihindari, diantaranya yaitu
1.      Menyembunyikan masalah dalam hati dan menahan perasaan
Ada beberapa orang yang memiliki sifat penakut untuk mengahadapi masalah dan menyikapinya dengan tidak bijak. Masing-masing berusaha menyimpan uneg-unegnya dalam hati, mereka lebih menahan perasaan dan gejolak jiwa serta bersikap pasrah dalam menghadapi semua masalah. Itu artinya mereka telah menuju ke jalan menuju permusuhan yang malah akan memberi mereka kesulitan di masa yang akan datang.
2.      Melibatkan orang lain dalam perselisihan
Kesalahan paling fatal yang dilakukan oleh suami istri adalah melibatkan orang luar dalam perselisihan rumah tangganya. Dalam keadaan seperti ini masing-masing pihak merasa bahwa dirinya adalah yang paling benar apalagi ditambah dengan adanya orang lain yang membela diri mereka masing-masing. Dalam kondisi ini masing-masing lebih berusaha mempertahankan nama baik dibandingkan menyelesaikan masalah yang sebenarnya.
3.      Menggunakan cara yang mematikan kepribadian
Ketika seseorang sedang marah seringkali kehilangan kontrol, yang akibatnya keluarlah kata-kata tajam yang menusuk pasangan tanpa disadari. Menurut sebagian orang kata-kata kasar lebih menyakitkan dari kekerasan fisik. Namun kata-kata yang sudah terlanjur terucap tak bisa ditarik kembali maka persoalannya adalah bagaimana untuk mengontrol emosi agar sampai tidak muncul kata-kata tajam dan kasar yang menyakitkan.
4.      Bertengkar di depan anak-anak
Hal ini sering sekali terjadi dalam kehidupan rumah tangga. Seharusnya ini jangan sampai terlihat oleh anak-anak karena pertengkaran sejatinya adalah perbuatan yang tidak dibenarkan dalam agama islam. Apalagi pada saat bertengkar bisa mengeluarkan kata-kata kasar, karena keadaan emosi diri yang tidak terkontrol. Melihat pertengkaran yang terjadi antara ayah dan ibu, namun masih dalam batas-batas tertentu dan tidak membakar emosi berkepanjangan, bisa saja menjadi pengalaman dan pelajaran bagi anak-anak. Dari situ mereka mungkin dapat mengambil manfaat dan pengetahuan bahwa perbedaan pendapat dan perselisihan itu bisa saja terjadi dan akan berakhir dengan baik pula jika diselesaikannya secara baik-baik.
Bagaimanapun kuatnya suatu hubungan, pasti akan mengalami yang namanya perselisihan dan perbedaan pendapat. Dengan perasaan yang normal dan baik hal ini akan menjadikan hubungannya semakin erat. Jalan keluar dalam masalah ini adalah komunikasi dengan baik. Komunikasi yang terjalin dengan baik akan memperkecil kuantitas masalah dalam hal apa pun, dalam hal ini adalah masalah rumah tangga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar